jurnal

JURNAL WADULWAEWADULWAE

Oleh : seluruh anggota wadulwaewadulwae
Seiring dengan perkembangan zaman kita sebagai mahasiswa yang nantinya menjadi seorang pendidik dituntut untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu kita harus mengembangkan kemampuan dan keterampilan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi. Dengan adanya mata kuliah Dasar Teknologi Komunikasi dan Informasi dijadikan ajang pengembangan kemampuan dan keterampilan untuk bekal menjadi guru yang professional. Salah satunya melalui tugas pembuatan blog. Dalam mengerjakan tugas ini dirasakan adanya semangat kerjasama antar anggota kelompok sehingga pembagian tugas menjadi merata dalam pengerjaan pembuatan blog.dengan adanya peran masing-masing anggota kelompok sangat menentukan dalam tercapai tidaknya kemampuan dan keterampilan yang harus dicapai dalam blog.sehingga kreativitas masing-masing anggota dapat tumbuh dan tersalurkam dengan adanya pembuatan blog.
Pada dasarnya semua anggota menguasai terbukti dalam pengerjaan pembuatan blog itu sendiri, daari tahap awal membuat seperti: memasukan tulisan, video, makalah, gambar, pengaturan dan penggunaan widget sampai pembuatan jurnal semua anggota kelompok yang terlibat. Namun terdapat salah satu kekurangan yang dirasakan kelompok kami adalah belum terkuasainya kemampuan memasukan audio pada blog.
Ini merupakan pemaparan kemampuan kelompok kami mengenai tugas blog. Semoga dengan tulisan ini rekan-rekan kelompok lain dapat memberikan informasi serta masukan mengenai blog kami. Terimakasih.

Komentar bertahan »

Perhatikan aku

PERHATIKAN AKU

“Tira Si Jago Lari”, itulah julukanku saat aku masih duduk di bangku sekolah dasar. Tapi julukan itu hanyalah tinggal sebuah julukan yang sama sekali tidak sesuai dengan keadaanku sekarang. Julukan itu, tinggalah sebuah sejarah bagiku.
“Tira, ayo lari pagi. Biar badanmu sehat,” ajak Ayah atau Ibu padaku ketika aku masih usia taman kanak-kanak.
Saat itu aku sangat senang. Setiap hari minggu, Ayah dan Ibu selalu mengajakku lari pagi. Hingga tertanam dalam diriku bahwa aku sangat menyukai olahraga lari. Timbullah keinginanku untuk menjadi atlet lari.
Di sekolah dasar, aku selalu menjuarai lomba lari maraton atau sprint. Aku selalu bangga dengan prestasiku. Tapi nampaknya tidak terlalu membanggakan dimata orangtuaku. Seiring pertambahan usiaku, Ibu memutuskan untuk bekerja membantu Ayah guna mencukupi kebutuhan kami sehari-hari. Mereka sangat sibuk, sehingga terlalu lelah untuk mengajakku lari pagi lagi. Begitu pula saat kuberitahukan tentang prastasiku di olahraga lari, respon mereka biasa saja. Padahal aku berharap mereka akan sangat senang dan mendukungku.
Saat aku kelas 2 SD, guru olah raga membantuku terus dalam mengembangkan potensiku di bidang olahraga lari. Aku terus dilatihnya, sampai aku dapati julukan itu,”Tira Si Jago Lari”. Kehebatanku terkenal di sekolah, bahkan aku behasil mengalahkan kecepatan lari beberapa murid laki-laki.
Tiba saatnya pertandingan olahraga antar sekolah dasar di kotaku. Seperti biasa aku menjadi perwakilan dalam bidang olahraga lari sprint. aku segera memberitahukan hal itu pada orangtuaku, dan berharap mereka akan datang menontonku.
“Maaf, Ibu banyak kerjaan. Jadi tidak bisa datang,” ujar Ibu.
“Ayah sedang sibuk,” ujar Ayah.
Dengan wajah ditekuk, aku berangkat ke perlombaan. Sesampainya disana kulihat peserta lain datang diantar orangtua mereka. Aku memang iri saat itu, tapi tiba-tiba teman-teman sekelasku datang beserta guru kelas kami.”Kami datang untuk menyemangatimu, Tira!” ujar mereka.
Baca entri selengkapnya »

Komentar dimatikan

Jadi Beginilah Musim Gugur

Sewaktu musim gugur datang, dimana-mana, di ladang dan di padang, daun-daun berubah warna, bguguran, bertebaran dan berserakan. dimata jeli ahli botani, inilah saat2 matinya klorofil, tibanya karotin dan xantofil. Sungguh bhagia aku, krn semua itu kutahu. Dimataku sgala perubahan warna dan gu2rnya dedaunan…itulah keindahan!
(saduran W.W.Watt)

Komentar bertahan »

Gulma

Renda Ratu Anna putih berjumbai-jumbai.
Randa tapak kuning keemasan,Pisang raja liar tegap penuh biji.
Gulma..bgitulah orang menyebutnya.
Walaupun orang menyebutnya gulma,
Dan kemdati hanya gulma,..
Memandangnya aku tak pernah bosan.Bagiku semua indah menawan!
(Gulma,Leland B.Jacob)

Komentar bertahan »

Maafkan Aku, Wahai Yang Dirahmati…

Kepada kalian…

Maafkan aku, jika aku membuat hati kalian tidak terjaga…
Sehingga, sangat menggangu waktu-waktu berharga kalian…

Maafkan aku, jika sikapku dapat mengotori hati kalian…
Sehingga, membuat kalian terbayangi kehampaan…

Maafkan aku, jika karena aku pandangan kalian tidak terpelihara…
Sehingga, dapat menumpulkan ketajaman hati kalian…

Maafkan aku, jika ucapan aku, diri kalian menjadi rentan…
Sehingga, cenderung membuat kalian berharap…

Maafkan aku, jika caraku membuat fikiran kalian terbuai…
Sehingga, menjadikan kalian selalu bertanya-tanya…

Maafkan aku, jika karena aku kalian harus mengorbankan waktu-waktu penting kalian…
Sehingga, kalian menghisasi hari-hari dengan perbuatan sia-sia…

Maafkan aku, jika karena aku air mata kalian terkuras sia-sia…
Sehingga, air itu jarang keluar ketika Shalat Malam…
Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Duh, Jaga Hijab Dong…

Dia ikhwan ya? Tapi kok kalau bicara sama akhwat dekat sekali???,tanya seorang akhwat kepada temannya karena ia sering melihat seorang aktivis rohis yang bila berbicara dengan lawan jenis, sangat dekat posisi tubuhnya.
Mbak, akhwat yang itu sudah menikah? Kok akrab sekali sama ikhwan itu?,tanya sang mad’u kepada murabbinya karena ia sering melihat dua aktivis rohis itu kemana-mana selalu bersama sehingga terlihat seperti pasangan yang sudah menikah.
Duh¦ ngeri, lihat itu¦ ikhwan-akhwat berbicaranya sangat dekat¦¦,ujar seorang akhwat kepada juniornya, dengan wajah resah, ketika melihat ikhwan-akhwat di depan masjid yang tak jauh beda seperti orang berpacaran.
Si fulan itu ikhwan bukan yah? Kok kelakuannya begitu sama akhwat?,tanya seorang akhwat penuh keheranan.
Demikianlah kejadian yang sering dipertanyakan. Pelanggaran batas-batas pergaulan ikhwan-akhwat masih saja terjadi dan hal itu bisa disebabkan karena:
1. Belum mengetahui batas-batas pergaulan ikhwan-akhwat.
2. Sudah mengetahui, namun belum memahami.
3. Sudah mengetahui namun tidak mau mengamalkan.
4. Sudah mengetahui dan memahami, namun tergelincir karena lalai.
Dan bisa jadi kejadian itu disebabkan karena kita masih sibuk menghiasi penampilan luar kita dengan jilbab lebar warna warni atau dengan berjanggut dan celana mengatung, namun kita lupa menghiasi akhlak. Kita sibuk berhiaskan simbol-simbol Islam namun lupa substansi Islam. Kita berkutat menghafal materi Islam namun tidak fokus pada tataran pemahaman dan amal.
Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

kumpulan makalah

MAKALAH 1 BY: NOVI NAFISAH NURAZIZAH (0702446/1)

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Diera globalisasi sekarang kemajuan teknologi informasi dan komunikasi ( TIK ) telah berdampak pada semua sektor kehidupan dan berbagai lapisan masyarakat tidak terkecuali institusi perpustakaan. Perpustakaan merupakan salah satu sarana pembelajaran yang dapat menjadi sebuah kekuatan untuk mencerdaskan bangsa. Perpustakaan mempunyai peranan penting sebagai jembatan menuju penguasaan ilmu pengetahuan yang sekaligus menjadi tempat rekreasi yang menyenangkan dan menyegarkan.
Perpustakaan memberi kontribusi penting bagi terbukanya informasi tentang ilmu pengetahuan. Sedangkan perpustakaan sekolah merupakan jantung bagi kehidupan aktifitas akademik, karena dengan adanya perpustakaan dapat diperoleh data atau informasi yang dapat digunakan sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan.
Kondisi perpustakaan sekolah masih kurang berkembang sesuai dengan fungsi dan pernannya. Untuk memperbaiki tersebut, perpustakaan harus sebagai sarana aktif atau interaktif dan menjadi tempat dihasilkannya berbagai hal baru. Untuk mewujudkan kondisi perpustakaan sesuai dengan fungsidan peranannya maka perpustakaan harus dirubah sistem eksperionalnya dari perpustakaan manual atau tradisional menjadi perpustakan yang berbasis pada teknologi informasi dan komunikasi (perpustakaan digital).
Dengan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi diharapkan setiap perpustakaan sekolah secara bertahap dapat mengejar ketinggalannya dari perpustakaan-perpustakaan yang lebih maju dan lebih moderen serta dapat mengoptimalkan fungsi perpustakaan bagi masyarakat sekolah.
Konsekuensi dari terjadinya perubahan dalam paradigma perpustakaan mengharuskan perlunya keberanian dari para pengelola perpustakaan untuk melakukan inofasi dan pemberuan-pembaruan dalam mengelola perpustakaannya, pada berbagai kegiatan dan operasinya. Dengan perkembangan teknologi dan informasi pustakawan dapat tersisih jika mereka tidak membarukan visi mereka tentang kepustakawanan dan menyesuaikan praktek kepustakawanan dengan perkembangan teknologi dan informasi, Siregar (2004:152).
Perpustakaan merupakan bangunan untuk melahirkan suatu komunitas ilmiah dan masyarakat informasi. Perpustakaan juga merupakan jalan untuk menuju masyarakat moderen yang berperadaban. Namun demikian, untuk merealisasikan semua inpian itu bukanlah sesuatu yang mudah, secara terus menerus harus dilakukan inovasi untuk menciptakan perpustakaan yang sesuai dengan tuntutan zaman.
Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Komentar bertahan »

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Komentar (3) »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.